Billboard Ads

Minta PKB akui hasil Pemilu 2024, Saifullah Yusuf: NU Juga Kerja

 


Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf, menekankan pentingnya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk mengakui hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pernyataan ini disampaikan secara tegas oleh Gus Ipul, panggilan akrabnya, dalam keterangan tertulis di Jakarta pada hari Minggu.

Gus Ipul meminta PKB untuk menghindari "bermanuver" terkait sikap mereka terhadap hasil Pemilu yang telah diumumkan oleh KPU. Menurutnya, mengakui hasil yang telah ditetapkan adalah langkah yang bijak, sambil menghindari upaya-upaya yang dapat mempertanyakan legitimasi hasil tersebut.

Pria yang juga merupakan mantan Wakil Gubernur Jawa Timur ini menegaskan bahwa PKB tidak boleh melupakan bahwa eksistensinya dalam politik tidak lepas dari dukungan dan kerja keras ulama Nahdlatul Ulama (NU). Ia menyatakan bahwa ketika suara PKB naik, itu merupakan hasil dari kerja keras tidak hanya pengurus partai, tetapi juga para ustadz dan kiai di berbagai daerah yang telah berjuang untuk menjaga eksistensi PKB.

Lebih lanjut, Gus Ipul menekankan bahwa pencapaian PKB dalam Pemilu 2024 adalah hasil dari kerja bersama pengurus NU daerah, bukan hanya satu individu atau pimpinan partai saja. Oleh karena itu, ia mengingatkan PKB untuk menghormati hasil kerja kolektif tersebut.

Sebelumnya, KPU telah menetapkan hasil rekapitulasi Pemilu Legislatif (Pileg) 2024, dengan PDI Perjuangan sebagai peraih suara terbanyak. Penetapan hasil ini diatur dalam Keputusan KPU Nomor 360 Tahun 2024. Delapan partai politik berhasil memenuhi ambang batas parlemen yang telah ditetapkan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Post a Comment