Billboard Ads

Antara Oposisi dan Koalisi, PKS Persimpangan Prabowo-Gibran

 


Jakarta, Nurafina.com - PKS tengah berada dalam proses yang krusial dalam menentukan posisinya terhadap pemerintahan yang baru. Dari penjelasan Ahmad Khoirul Umam, terlihat bahwa kecenderungan PKS untuk menjadi oposisi lebih kuat dibandingkan menjadi bagian dari pemerintahan Prabowo-Gibran.

Umam menyebut bahwa sikap oposisional tersebut mungkin lebih karena belum ada tawaran konkret bagi PKS untuk masuk ke dalam pemerintahan baru, bukan semata-mata refleksi demokratis.

Selain itu, penafsiran Umam terhadap komentar Prabowo dalam acara PAN mengindikasikan adanya ketegangan antara Prabowo dan PKS, yang memperkuat kemungkinan bahwa PKS akan berada di luar pemerintahan.

Namun, PKS sendiri masih dalam proses pembahasan internal. Meskipun ada indikasi dari pihak eksternal tentang kecenderungan PKS, keputusan akhir akan ditentukan oleh rapat Majelis Syuro bulan depan.

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, menegaskan bahwa keputusan apakah PKS akan menjadi oposisi atau koalisi akan diputuskan dalam rapat tersebut.

Kita harus menunggu hasil rapat Majelis Syuro untuk melihat arah politik yang akan diambil oleh PKS ke depan.

Post a Comment